Kurikulum Cinta: Kerangka Pedagogi Humanistik dalam Pendidikan Moral Islam
Keywords:
Kurikulum Cinta; Pedagogi Humanistik; Pendidikan Moral Islam; Nilai-Nilai Afektif; Empati;Abstract
Penelitian ini mengkaji Kurikulum Cinta sebagai kerangka pedagogi humanistik dalam memperkuat pendidikan moral Islam, dengan berangkat dari kritik terhadap dominasi pendekatan kognitif yang mengabaikan dimensi afektif seperti empati, kasih sayang, dan penghargaan terhadap sesama. Melalui metode studi kepustakaan dengan analisis kualitatif berbasis sintesis tematik terhadap literatur pedagogi humanistik, pendidikan Islam, dan teori perkembangan moral, penelitian ini menemukan bahwa Kurikulum Cinta menawarkan pendekatan integratif yang menyatukan spiritualitas, emosionalitas, dan moralitas dalam proses pembelajaran. Nilai-nilai cinta dalam Islam termasuk rahmah, mahabbah, dan ihsan terbukti memiliki potensi transformatif dalam membentuk karakter peserta didik melalui proses belajar yang reflektif, dialogis, dan relasional, sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang aman secara emosional dan berkeadaban. Kebaruan penelitian ini terletak pada formulasi konseptual yang mengintegrasikan prinsip humanistik Barat dengan epistemologi nilai Islam, sehingga menghasilkan paradigma kurikulum yang lebih kontekstual dan relevan bagi kebutuhan pendidikan moral kontemporer. Secara implikatif, Kurikulum Cinta dapat dijadikan model pengembangan kurikulum afektif di lembaga pendidikan Islam dan strategi efektif dalam menumbuhkan karakter empatik, toleran, serta berorientasi pada kemanusiaan.
Downloads
References
Al-Attas, S. M. N. Islam and Secularism. Kuala Lumpur, 2014.
Elias, M. J., et al. Promoting Social and Emotional Learning: Guidelines for Educators. Alexandria: ASCD., 1991.
Halstead, J. M. “An Islamic Concept of Education.” Comparative Education, 2004.
Hashim, R. “Traditional Islamic Education in Asia and Africa: Enduring Challenges and Emerging Directions.” Journal of Muslim Minority Affairs, 2011, 31(1), 5–18.
Hooks, b. (2003). Teaching Community: A Pedagogy of Hope. New York: Routledge, 2003.
Lickona. Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books., 1991.
Maslow, A. H. (1970). Motivation and Personality. New York: Harper & Row., 1970.
Noddings, N. Caring: A Relational Approach to Ethics and Moral Education. Berkeley: University of California Press., 2013.
Rogers, C. R. Freedom to Learn. Columbus,. Charles Merrill., 1969.
Sahin, A. New Directions in Islamic Education: Pedagogy and Identity Formation. Markfield: Kube Publishing., 2018.
Soto, J., & Edson, A. “Pedagogy of Love: A Critical Humanizing Framework for Education.” International Journal of Critical Pedagogy, 10(2), 1–1 (2019).
Zed, M. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia., n.d.
Zeera, Z. Al. Wholeness and Holiness in Education: An Islamic Perspective., 2001.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. SAGE Publications.







