Kedudukan Al-Qur’an Sebagai Sumber Utama Islam Berkemajuan
Keywords:
Islam Berkemajuan,Nilai Qur’ani,Keadilan Sosial,Rasionalitas, SpiritualitasAbstract
Penelitian ini mengkaji peran Al-Qur’an sebagai sumber utama dalam konsep Islam berkemajuan serta bagaimana nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi fondasi bagi perkembangan pemikiran dan gerakan kemajuan umat Islam. Al-Qur’an tidak semata-mata berfungsi sebagai kitab petunjuk spiritual, tetapi juga sebagai sumber inspirasi intelektual dan moral yang melahirkan peradaban berilmu, berkeadilan, dan berakhlak mulia. Melalui ajarannya, Al-Qur’an menekankan pentingnya membaca, berpikir kritis, menegakkan keadilan sosial, dan mengembangkan ilmu pengetahuan sebagai wujud pengabdian kepada Allah. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam berbagai ayat, seperti Q.S. Al-‘Alaq (1–5) yang mendorong pencarian ilmu, Q.S. An-Nahl (90) yang menegaskan prinsip keadilan dan kebajikan sosial, Q.S. Ali-Imran (110) yang menampilkan peran umat Islam sebagai teladan bagi manusia, serta Q.S. Yunus (101) yang mengajak manusia merenungi tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta. Keseluruhan ayat tersebut menunjukkan bahwa kemajuan dalam Islam bersumber dari kesadaran spiritual yang menumbuhkan daya pikir, ilmu, dan amal. Secara historis, semangat Islam berkemajuan telah terlihat sejak masa kejayaan Islam dan menemukan bentuknya di Indonesia melalui gerakan K.H. Ahmad Dahlan dan Muhammadiyah yang menekankan kemurnian tauhid, rasionalitas, dan tanggung jawab sosial. Pada era modern dan digital saat ini, pesan Al-Qur’an semakin relevan untuk menjawab tantangan moral, sosial, dan teknologi. Al-Qur’an hadir sebagai pedoman yang menyeimbangkan antara kemajuan sains dan kedalaman spiritual, antara modernitas dan nilai-nilai kemanusiaan. Dengan demikian, Al-Qur’an memiliki posisi sentral dalam membentuk wajah Islam yang progresif dan berkeadaban; bukan hanya sebagai sumber hukum dan ibadah, tetapi juga sebagai sumber ide dan kekuatan moral yang menggerakkan umat Islam untuk terus berinovasi, menegakkan keadilan, dan membawa kemaslahatan bagi seluruh umat manusia.
Downloads
References
Auda, Jasser. Maqasid Al-Shariah as Philosophy of Islamic Law. IIIT, 2019., n.d.
Dzilo, Hasan. “‘Qur’anic Epistemology and Modern Research Culture.’ ,.” Journal of Muslim Intellectual Thought, 2020.
George, Mary W. The Elements of Library Research. Princeton University Press, 2008.
Gutas, Dimitri. Greek Thought, Arabic Culture.. Routledge, 2010.
Kossah, Arifah Uswatun, Hariyanto Sofyan Benyal, and Romelah Romelah. “Islam Berkemajuan: Muhammadiyah Sebagai Pembaharu Pendidikan Dalam Laju Zaman.” Tarlim : Jurnal Pendidikan Agama Islam 5, no. 1 (2022): 67–79. https://doi.org/10.32528/tarlim.v5i1.7149.
Masud, M. K. “‘Islamic Epistemology and Scientific Inquiry.’ Journal of Islamic Studies.,” 2001.
Nakamura, Mitsuo. The Crescent Arises Over the Banyan Tree: A Study of the Muhammadiyah Movement in Indonesia. ISEAS, 2012.
Nashir, Haedar. Islam Berkemajuan: Dari Muhammadiyah Untuk Indonesia Berkemajuan. Suara Muhammadiyah, 2015.
Nasr, Seyyed Hossein. Islam and the Plight of Modern Man. Cambridge, n.d.
Rahman, Fazlur. “Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. University of Chicago Press,” n.d.
Salahudin, A., & Hidayat, S. “‘Banalitas Religius Di Era Digital.’ Jurnal Komunikasi Islam,” 2023.
Salahudin, Syamsul Hidayat, Muthoifin. “Nilai-Nilai Pendidikan Berkemajuan Dalam Q.S Al ’Alaq Ayat 1- 5 Kajian Tafsir Tarbawi Perspektif Tafsir Al Azhar Dan Tafsir Al Misbah.” Kajian Tafsir Tarbawi 5 (2023): 15.







